KEUTAMAAN PUASA BULAN DHULHIJAH

                                    

                                                        gambar : kitab durotun nasihin
by : Ahmad Harir Habibi

            Assalamualaikum sahabat blogger. Bulan dhulhijjah, atau lebih akrab disapa dengan bulan qurban. Dimana bulan ini adalah bulan yang dibilang bulan yang mulia. Disini pula ada kisah nabi Ibrahim alaisihisalam, dimana nabi Ibrahim ditugaskan oleh Allah SWT untuk mengorbankan putranya. Bulan dhulhijah memiliki banyak keistimewaan. Di bulan dhulhijjah ini kita sebagai umat muslim disunnahkan untuk berpuasa. Dimulai tanggal satu dzhulhijjah sampai tanggal sembilan dhulhijjah. Dan setiap satu harinya memiliki keutamaan tersendiri. Diambil dari kitab durotun nasihin telah dijelaskan keutamaan puasa bulan dhulhijjah.

1. Hari pertama, tanggal satu dhulhijjah Dari Ibnu Abbas ra., dari Nabi saw., bahwa Beliau bersabda : “Hari ketika Allah Taala mengampuni Nabi Adam as. ialah hari pertama pada bulan Dzulhijjah. Barangsiapa berpuasa pada hari itu, maka Allah akan mengampuni segala dosanya.

2. Hari kedua. Allah memperkenankan doa nabi Yunus Alaihissalam. Allah mengeluarkan beliau dari perut ikan. Barang siapa berpuasa di hari kedua bulan dhulhijjah, maka Allah menghitung pahala untuknya seperti orang yang beribadah satu tahun tanpa maksiat.

3. Hari ketiga. Pada hari itu, Allah mengabulkan doa nabi Zakaria. Dimana beliau berdoa untuk segera dikaruniai seorang putra. Barang siapa yang berpuasa di hari itu, insha allah doa segera ijabah.

4. Hari ke empat. Hari keempat, ialah hari lahirnya Nabi Isa as. Barang siapa yang berpuasa di tanggal empat dhulhijjah, maka Allah akan menghilangkan kesusahan dan kefakuran darinya, lalu pada hari kiamat esok, dia akan bersama-sama orang-orang yang baik dan terhormat.

 5. Hari kelima adalah hari kelahiran Nabi musa alaihisalam. Barang siapa yang berpuasa di hari kelima bulan dhulhijjah, maka Allah akan menyelamatkanya dari kemunafikan dan siksa kubur.

6. Hari keenam, Allah Taala membukakan kebaikan untuk Nabi-Nya. Barangsiapa berpuasa pada hari keenam maka Allah akan memandangnya dengan pandangan rahmat, sehingga setelah itu, dia tidak akan disiksa lagi selama-lamanya.

 7. Hari ketujuh, dimana hari tersebut adalah hari ditutupnya pintu-pintu neraka Jahannam dan tidak dibuka sampai lewat sepuluh hari tersebut. Barangsiapa berpuasa pada hariketujuh, Allah akan menutup terhadapnya tiga puluh pintu kesusahan dan membukakan untuknya tiga puluh pintu kemudahan.

8. Hari kedelapan, ialah hari yang dinamakanTarwiyah, Barangsiapa berpuasa pada hari kedelapan, maka dia akan diberi pahala yang jumlah pahalanya hanya Allah saja yang tahu

9. Hari kesembilan, ialah hari Arafah. Barangsiapa berpuasa pada hari itu, maka puasanya menjadi penebus (kifarat) dosanya selama satu tahun yang telah lewat dan satu tahun yang akan datang. Dan pada hari itu pula diturunkannya firman Allah yang artinya : “Pada hari ini telah Aku sempumakan untukmu agamamu”.

Dan hari kesepuluh, ialah hari raya Adha. Barangsiapa menyembelih seekor hewan kurban pada hari itu, maka dengan tetesan darah yang pertama Allah mengampuni dosa-dosanya dan dosa-dosa keluarganya: dan barangsiapa memberi makan pada hari itu kepada seorang mukmin atau bersedekah di waktu itu dengan satu sedekah, maka Allah akan membangkitkan dia di hari kiamat dalam keadaan aman, timbangannya pun akan menjadi lebih berat daripada gunung Uhud.

Baiklah sahabat blogger. Itulah keistimewaan puasa bulan dzulhijjah mulai tanggal satu sampai tanggal sembilan, serta keutamaan di hari raya idul adha. Semoga bermanfaat, wassalamualaikum w.r w.b

Sumber referensi : kitab durrotun nasihin

 

 

 

 


Komentar