gambar : kitab durotun nasihin
Assalamualaikum sahabat blogger. Bulan
dhulhijjah, atau lebih akrab disapa dengan bulan qurban. Dimana bulan ini
adalah bulan yang dibilang bulan yang mulia. Disini pula ada kisah nabi Ibrahim
alaisihisalam, dimana nabi Ibrahim ditugaskan oleh Allah SWT untuk mengorbankan
putranya. Bulan dhulhijah memiliki banyak keistimewaan. Di bulan dhulhijjah ini
kita sebagai umat muslim disunnahkan untuk berpuasa. Dimulai tanggal satu
dzhulhijjah sampai tanggal sembilan dhulhijjah. Dan setiap satu harinya
memiliki keutamaan tersendiri. Diambil dari kitab durotun nasihin telah
dijelaskan keutamaan puasa bulan dhulhijjah.
1. Hari pertama, tanggal satu
dhulhijjah Dari Ibnu Abbas ra., dari Nabi saw., bahwa Beliau bersabda : “Hari
ketika Allah Taala mengampuni Nabi Adam as. ialah hari pertama pada bulan
Dzulhijjah. Barangsiapa berpuasa pada hari itu, maka Allah akan mengampuni
segala dosanya.
2. Hari kedua. Allah memperkenankan doa nabi Yunus
Alaihissalam. Allah mengeluarkan beliau dari perut ikan. Barang siapa berpuasa
di hari kedua bulan dhulhijjah, maka Allah menghitung pahala untuknya seperti
orang yang beribadah satu tahun tanpa maksiat.
3. Hari ketiga. Pada hari itu, Allah mengabulkan doa nabi
Zakaria. Dimana beliau berdoa untuk segera dikaruniai seorang putra. Barang siapa
yang berpuasa di hari itu, insha allah doa segera ijabah.
4. Hari ke empat. Hari keempat, ialah hari lahirnya Nabi
Isa as. Barang siapa yang berpuasa di tanggal empat dhulhijjah, maka Allah akan
menghilangkan kesusahan dan kefakuran darinya, lalu pada hari kiamat esok, dia
akan bersama-sama orang-orang yang baik dan terhormat.
5. Hari kelima adalah hari kelahiran Nabi
musa alaihisalam. Barang siapa yang berpuasa di hari kelima bulan dhulhijjah,
maka Allah akan menyelamatkanya dari kemunafikan dan siksa kubur.
6. Hari keenam, Allah Taala membukakan kebaikan untuk Nabi-Nya. Barangsiapa berpuasa pada hari keenam maka Allah akan memandangnya dengan pandangan rahmat, sehingga setelah itu, dia tidak akan disiksa lagi selama-lamanya.
7. Hari ketujuh, dimana
hari tersebut adalah hari ditutupnya pintu-pintu neraka Jahannam dan tidak
dibuka sampai lewat sepuluh hari tersebut. Barangsiapa berpuasa pada hariketujuh,
Allah akan menutup terhadapnya tiga puluh pintu kesusahan dan membukakan
untuknya tiga puluh pintu kemudahan.
8. Hari kedelapan, ialah hari yang dinamakanTarwiyah, Barangsiapa berpuasa pada hari kedelapan, maka dia akan diberi pahala yang jumlah pahalanya hanya Allah saja yang tahu
9. Hari kesembilan, ialah hari Arafah. Barangsiapa berpuasa pada hari itu, maka puasanya menjadi penebus (kifarat) dosanya selama satu tahun yang telah lewat dan satu tahun yang akan datang. Dan pada hari itu pula diturunkannya firman Allah yang artinya : “Pada hari ini telah Aku sempumakan untukmu agamamu”.
Dan hari kesepuluh, ialah hari raya
Adha. Barangsiapa menyembelih seekor hewan kurban pada hari itu, maka dengan
tetesan darah yang pertama Allah mengampuni dosa-dosanya dan dosa-dosa
keluarganya: dan barangsiapa memberi makan pada hari itu kepada seorang mukmin
atau bersedekah di waktu itu dengan satu sedekah, maka Allah akan membangkitkan
dia di hari kiamat dalam keadaan aman, timbangannya pun akan menjadi lebih
berat daripada gunung Uhud.
Baiklah sahabat blogger. Itulah
keistimewaan puasa bulan dzulhijjah mulai tanggal satu sampai tanggal sembilan,
serta keutamaan di hari raya idul adha. Semoga bermanfaat, wassalamualaikum w.r
w.b
Sumber referensi : kitab
durrotun nasihin

Komentar
Posting Komentar